Cari Blog Ini

Memuat...

Formulir Order via Email

Nama

Email *

Pesan *

Home » » WASIR

WASIR

Written By M Imron Pribadi on Jumat, 28 Januari 2011 | 05.25




    Wasir atau sering disebut ambeien (dalam bahasa Inggris Hemoroid) adalah penyakit pada anus dimana bibir anus mengalami pembengkakan yang terkadang disertai perdarahan. Penyakit ini tidak membahayakan jiwa dan adakalanya tidak menunjukkan keluhan.
 
Penyebab
Beberapa faktor pencetus timbulnya wasir, diantaranya:

1 Sembelit (konstipasi). Kotoran yang keras menyebabkan seseorang sering mengejan saat buang air besar. Kondisi ini lambat laun dapat memicu timbulnya wasir.
2 Wanita hamil. Dalam keadaan hamil, tekanan rongga perut meningkat lantaran ada janin dalam kandungan. Tak jarang diikuti konstipasi, yang berpotensi menderita wasir. Kondisi yang sama dapt dialami oleh wanita pasca melahirkan karena mengejan.
3 Kegemukan, proses penuaan, diare berkepanjangan dan anal seks adalah faktor-faktor lain yang dapat memicu timbulnya wasir.
4 Kesalahan dalam melakukan gerakan pada olahraga tertentu misalnya pada olahraga angkat beban atau olahraga pernapasan
5 Terlalu banyak duduk atau berdiri
6 Faktor keturunan
Gejala
  • Keluarnya lendir atau darah bersama kotoran.
  • Tetesan darah segar dari dubur.
  • Benjolan lunak di permukaan dubur. Pada kasus yang berat, timbul benjolan besar disertai rasa nyeri hingga perderita sulit duduk.
  • Kendati tanda-tanda wasir mudah dikenali, tidak semua penderita wasir menunjukkan adanya keluhan.
 
Penanganan
Biasanya wasir tidak memerlukan pengobatan kecuali sudah menyebabkan gejala.
Agar tidak bertambah berat, para penderita wasir perlu memperhatikan beberapa tips sebagai berikut:
  • Usahakan berendam air hangat untuk mengurangi nyeri dan menjaga kebersihan dubur selama sekitar 15 menit, setidaknya 2-3 kali dalam sehari.
  • Mengkonsumsi makanan berserat agar kotoran (feces) menjadi lunak, misalnya: buah-buahan dan sayur mayur.
  • Menghindari minuman beralkohol agar kotoran tidak keras.
  • Minum dalam jumlah yang cukup, sedikitnya 1,5 liter dalam sehari.
  • Hindari menggosok-gosok daerah dubur agar tidak terjadi perlukaan.
  • Jangan membiasakan menahan buang air besar dan jangan pula memaksa untuk buang air besar.
  • Hindari berlama-lama nongkrong di toilet saat buang air besar, misalnya sambil membaca, karena kebiasaan ini akan meningkatkan tekanan di daerah dubur.
  • Olah raga teratur.
  • Gunakan obat antihemoroid sesuai anjuran dokter.    
 
Share this post :

Poskan Komentar

Entri Populer